BERANI MELEPASKAN
Ada hal2 yang tdk ingin kita lepaskan orang2 yang tdk ingin kita
tinggalkan tapi ada saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang
bukan karena orang itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kebahagiaan kita sangat
bergantung pada orang itu.
* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita merasa dia itu
ganteng, cantik, teristimewa dibandingkan dgn yang lain.
* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika kita takut tidak dapat
menemukan yang seperti dia.
* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika begitu banyak saat2
indah senantiasa terbayang di benak kita.
* Kita tidak ingin melepaskan seseorang ketika hati kita berkata “Saya
sangat mencintainya”.
Ingatlah !! Melepaskan bukanlah akhir dari dunia melainkan awal dari
suatu kehidupan baru…
* Kita harus melepaskan seseorang karena kebahagiaan kita tidak
tergantung padanya.
* Kita harus melepaskan seseorang karena kita menyadari yang ganteng,
yang cantik, yang istimewa belum tentu yang terbaik buat kita.
* Kita harus melepaskan seseorang karena kita tahu jika Tuhan
mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.
* Kita harus melepaskan seseorang ketika saat2 indah hanyalah tinggal
masa lalu.
* Kita harus melepaskan seseorang karena kepala kita berkata “tidak
ada lagi yang dapat dipertahankan”.
* Kegagalan tidak berarti Anda tidak mencapai apa2… namun Anda telah
memahami sesuatu…!
Segala sesuatu ada waktunya, ada saat mempertahankan, ada saat
melepaskan…!!
I am learning, Lord.
My life has taken many falls And tumbles ‘long the
way. The many trials have left me In a sure state of
dismay. For with each trial, I tried alone To tend,
and soothe, and mend, Instead of giving them to God -
And on Him just depend …
But, I am learning, Lord.
It seems that I was determined to carry all the load.
I longed for smoother pathways. Yet, I walked a rocky
road. Little did I understand, God waited patiently To
pave a new beginning With a better life for me.
But, I am learning, Lord.
It took a real disaster To bring me to my knees; To
finally call upon the Lord And say, “God help me,
please.” He can, with no delaying, With strong arms
that could hold - The weight of all my burdens; He
gladly took the load.
And, I am learning, Lord.
What a needless cross I carried, All because I could
not see - What a friend I have in Jesus, And the love
He has for me. Peace I find when troubles hover,
Though the outcome is unknown. For if yet the road is
rocky, I won’t walk it all alone.
For, I am learning, Lord.
“BAGAIMANAPUN JUGA”
Manusia tidak masuk akal, tidak logis, egois.
Kasihi mereka bagaimanapun juga.
Jika kamu baik, orang akan menuduhmu memiliki maksud
tersembunyi. Berbuatlah baik bagaimanapun juga.
Jika kamu sukses, kamu mendapatkan sahabat palsu dan
musuh sejati.
Raihlah kesuksesan bagaimanapun juga.
Kebaikan yang kamu lakukan hari ini mungkin dapat
dilupakan besok.
Lakukan kebaikan bagaimanapun juga.
Kejujuran dan keterbukaan akan membuatmu rentan.
Bersikaplah jujur dan terbuka bagaimanapun juga.
Orang menyukai pecundang tetapi mengikuti pemenang.
Ikuti beberapa pecundang bagaimanapun juga.
Apa yang kamu bangun bertahun-tahun mungkin hancur
dalam sekejap. Bangunlah bagaimanapun juga.
Orang yang sesungguhnya membutuhkan bantuan mungkin
menyerangmu jika kamu mencoba membantunya.
Tolonglah orang itu bagaimanapun juga.
Jika kamu memberikan kepada dunia yang terbaik yang
kamu miliki, wajahmu mungkin dihajar.
Tetapi berikan kepada dunia yang terbaik yang kamu
miliki bagaimanapun juga.